Home » Uncategorized » #1

#1

Bismilahhirohman nirohim, sulit memang membangkitkan yang lama sudah terlupa, (dilupakan mungkin). sudah hampir 10 tahun tidak memanjakan, memahami mendengarkan dan menyampaikan rasa nya, maaf untuk “hati” bukan tega, tapi aku kecewa setiap memanjakan “Mu” dengan memahami, mendengarkan dan menyampaikannya, tidak mengubah apapun. Dunia, Aku dan Kamu tetap tidak sejalan.

Hati maafkan karena tercampakkan.

10 tahun ini Aku ikut dunia, mengikuti kemanapun dunia membawaku, jujur aku lelah, aku cape, sering dunia membawaku pada ketidak nyamanan dan aku diam dan diam. Aku tau, kamu menangis, seruanmu tak pernah didengar (maafkan aku mencampakkanmu),

Terima kasih Hati karena malam ini kau maafkan aku, “Langit Delapan” sesuai nama yang kamu inginkan, ruang dimana aku akan menceritakan mu, akan aku sampaikan rasa mu (rasa sayang, rasa cinta, rasa kebahagiannmu, rasa kecewamu, rasa amarh dan tangis mu), Aku dan Kamu akan bersama.

 

Image

Advertisements

2 thoughts on “#1

  1. Percakapan dengan ‘hati’ sendiri kah?
    Tidak selalu mengikuti kata hati membawa kita pada satu bentuk kebahagiaan dan akhir yang kita harapkan.
    Andai tidak pun, bukankah setidaknya kita sudah jujur ?
    Sudah berjalan dengan apa yang diinginkan ‘hati’…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s